Home / Uncategorized

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:38 WIB

Angka Pasien ODGJ di Lahat Menurun, 28 Orang Pasien Masih Dipasung

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Lahat, detikserelo.com – Angka kasus pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan masih cukup tinggi. Kendati sudah mengalami penurunan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat mencatat masih terdapat sekitar 500 pasien ODGJ di Lahat. Bahkan 28 orang pasien ODGJ tersebut masih dalam kondisi dipasung.

Kepala Dinas Kesehatan Lahat Taufik M Putra SKM MKes melalui Bidang Pengendalian Penyakit (P2P), Sub Koordinator dan Pengola Kesehatan Jiwa dan Napza, Asih Winanti, S. Psi, M. Si, Psikolog, CHT mengatakan, angka pasien penderita ODGJ di Lahat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dari yang sebelumnya tercatat sekitar 1000 lebih pasien, kini menurun di angka 500 orang pasien. Sementara untuk pasien ODGJ yang dipasung, dari 35 orang pasien, kini masih tersisa 28 orang pasien ODGJ yang dipasung.

“Untuk angka pasien ODGJ dari tahun ke tahun terus menurun. Termasuk pasien ODGJ yang dipasung juga mengalami penurunan. Ada yang sembuh karena rutin diberikan obat setiap bulannya. Khusus untuk pasien ODGJ yang dipasung, setiap pasien yang akan lepas pasung harus uji tepat (assessment) yang dilihat dan dinilai dari kesembuhan mental. Apakah layak dia bebas pasung, dan tentunya melibatkan banyak ahli baik dokter dan semua yang berkiprah,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga  Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Wagub Sumsel Cik Ujang Ajak Warga Jaga Kerukunan

Dikatakannya, bahwa kondisi pasung dilakukan sebagai langkah penanganan medis terhadap tingkat kesembuhan pasien atas permintaan keluarga. Pemasangan juga dilakukan dengan alasan keamanan karena kondisi pasien punya riwayat pernah melukai (membawa sajam) sehingga pihak keluarga khawatir akan tindakan anarkis jika pasien tidak dipasung.

“Jadi untuk pasien yang dipasung, itu memang kebanyakan permintaan dari keluarga. Karena pasien tersebut pernah ada riwayat melakukan kekerasan bahkan melukai. Sehingga pihak keluarga mengambil kesimpulan bahwa pasien tersebut harus dipasung,” kata Asih.

Saat ditanya tentang langkah penanganan yang dilakukan, Asih menjelaskan ada beberapa langkah yang sudah dilakukan termasuk penanganan medis home visit secara rutin ke rumah pasien, jika memang pihak keluarga mengalami kendala transportasi. Dalam pemberian primer obat-obat jiwa juga harus diberikan oleh dokter terlatih.

Baca Juga  Rencanakan Bakar Kantor DPRD Lahat, Polisi Amankan 14 Orang Pemuda Kalangan Remaja

“Pasien ODGJ ini kan tidak bisa lepas dari obat. Makanya minum obat ini harus rutin. Jika ada keluarga pasien yang terkendala transportasi, tim kita dari puskesmas ada layanan home visit untuk memberikan obat bagi pasien ODGJ tersebut,” katanya.

Dilanjutkan Asih, selain penanganan medis dan pemberian obat yang rutin, peran keluarga juga sangat penting dalam mendukung kesembuhan pasien ODGJ. Data di tahun 2022 menunjukkan jika angka pasien ODGJ di lahat lebih dari 1000 orang, kini mengalami penurunan karena kerjasama dan komitmen yang baik anatara petugas medis dan pihak keluarga, agar pasien ODGJ tersebut dapat sembuh.

“Untuk saat ini ada sekitar 500 orang pasien ODGJ yang masih menjalani pengobatan. Penanganan dilakukan di 35 puskesmas yang tersebar di semua Kecamatan. Selain itu, pasien ODJG yang rutin diberikan obat dilakukan evaluasi setiap bulan, sehingga kita tahu apakah pasien tersebut sudah bisa dikatakan sembuh atau belum,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Lahan Digusur dan Tercemar Limbah, Warga Lahat Bakal Polisikan PT PAMA ke Polda Sumsel

Uncategorized

Sidang Paripurna HUT Lahat ke 157 Tahun Berjalan Sukses

Uncategorized

Perkuat Nilai Pancasila, Ketua DPRD Sumsel dan Fraksi Golkar Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI

Uncategorized

Dukung Palembang Tourism Forum 2026, Gubernur Herman Deru Tekankan Pariwisata Harus Berdampak Bagi Masyarakat

Uncategorized

Komisi III DPRD Sumsel Monitoring Kinerja Bank Sumsel Babel Cabang Jakarta, Fokus Perkuat Kontribusi BUMD. 

Uncategorized

DPRD Sumsel Umumkan 21 Nama Calon Anggota KPID 2025-2028, Uji Publik Segera Digelar

Uncategorized

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat! Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Gelar RDP Bera DPR RI, Putuskan Cabut Izin HGU PT Melania

Uncategorized

Ketua Komisi V DPRD Sumsel Soroti SPMB, Alwis Gani Minta Tambah Rombel dan Hentikan Praktik Titip Siswa