Lahat, detikserelo.com – Istri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sumatera Selatan, Istri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Lahat, serta seluruh pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini melakukan kunjungan kerja ke Gedung Dekranasda Kabupaten Lahat pada Rabu, 21 Mei 2025.
Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Lahat, Sri Meliyana BZ, beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lahat, Ria Chandra.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sumsel, Yessi Yulianto, beserta jajaran, melakukan kunjungan ke berbagai stan yang memamerkan kerajinan dan budaya khas Kabupaten Lahat.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kain songket Kerling yang memiliki nilai seni tinggi, serta kain bermotif daun yang terinspirasi dari flora di sekitar hutan Lahat. Selain itu, mereka juga melihat kerajinan tangan berupa tas yang terbuat dari anyaman bambu, yang menjadi ciri khas daerah ini.
Sri Meliyana BZ, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini beserta rombongan. Ia menyambut baik kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan kerajinan khas Kabupaten Lahat, yang selama ini menjadi bagian dari identitas daerah.
“Terima kasih telah berkunjung ke Gedung Dekranasda Kabupaten Lahat. Kami sangat bangga dapat memperkenalkan berbagai produk kerajinan khas kami, seperti kain motif daun, besek anyaman bambu, serta makanan khas Tanjung Sakti seperti Bipang. Semua ini adalah hasil karya kreatif masyarakat Lahat yang kami harap bisa dikenal lebih luas,” ujar Sri Meliyana.
Lebih lanjut, ia berharap kunjungan ini dapat menjadi jembatan bagi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini untuk mengenal lebih dalam potensi budaya dan kerajinan di Kabupaten Lahat. Sri Meliyana juga berharap kedepannya Yessi Yulianto dan jajaran Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dapat mengajak lebih banyak pihak untuk mengunjungi Kabupaten Lahat dan mempromosikan kerajinan-kerajinan asli yang ada di daerah ini.
Selain kain songket dan tas anyaman bambu, beberapa produk khas lainnya yang dipamerkan antara lain batik dengan motif kopi dan rumah adat, serta berbagai oleh-oleh unik dari Kabupaten Lahat yang memperlihatkan kekayaan seni dan budaya lokal.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dengan masyarakat Kabupaten Lahat, serta membuka peluang bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif melalui promosi produk-produk unggulan daerah.









