Home / Uncategorized

Sabtu, 4 April 2026 - 15:20 WIB

Diduga Dimonopoli, Harga Gas Melon Melambung Tinggi, Tembus Angka Rp60 Ribu per Tabung

Lahat, detikserelo.com – Aroma tak sedap dalam distribusi gas subsidi mulai tercium di Kecamatan Kikim Selatan. LPG 3 Kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, justru dijual dengan harga selangit hingga Rp60 ribu per tabung.

Kondisi ini memicu dugaan kuat adanya permainan oknum dalam rantai distribusi—bahkan tak menutup kemungkinan praktik “mafia gas” yang mengambil keuntungan dari hak rakyat kecil.

Warga Desa Tanjung Kurung menjadi korban langsung. Mereka tak punya pilihan selain membeli dengan harga tinggi demi bisa memasak.

“Kami terpaksa beli, kalau tidak bagaimana bisa masak,” ujar warga.

Baca Juga  Edwar, Sosok "Kuda Hitam" di Bursa Pemilihan Ketua DPC PKB Lahat, Tak Gentar Hadapi Sederet Nama Besar

Yang lebih memprihatinkan, di pangkalan resmi pun harga masih berada di angka Rp30 ribu per tabung, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang seharusnya.

Antrean panjang, stok terbatas, dan harga yang tetap mahal menjadi gambaran nyata buruknya tata niaga gas subsidi di wilayah tersebut.

“Silakan pemerintah dan aparat penegak hukum turun langsung. Jangan tutup mata,” tegas warga.

Penurunan harga dari Rp60 ribu ke Rp40 ribu tidak serta-merta meredakan keresahan. Justru semakin memperkuat dugaan bahwa harga bisa “dimainkan” sesuai kepentingan pihak tertentu.

Baca Juga  BKPSDM Lahat Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pengembangan Kompetensi Aparatur

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius:

Apakah ada penimbunan? Apakah distribusi sengaja diselewengkan? Atau ada jaringan yang bermain di balik kelangkaan ini?

Jika benar ada praktik curang, maka ini bukan sekadar pelanggaran—ini bentuk perampasan hak masyarakat miskin.

Pemerintah Kabupaten Lahat dan aparat penegak hukum didesak untuk segera turun tangan, melakukan sidak, menelusuri jalur distribusi, dan menindak tegas pihak yang terlibat.

Sebab jika dibiarkan, “mafia gas” akan terus hidup—dan rakyat kecil yang akan terus menjadi korban.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Ponpes Babussalam Terima Bantuan Kotak Sampah dari DLH Kabupaten Lahat

Uncategorized

Antisipasi Sampah Menumpuk Usai Pawai Pembangunan dan Karnaval, DLH Lahat Sigap Kerahkan Personil Bersihkan Jalan

Uncategorized

Momentum HUT RI ke-81, Kampung Yobeh Perkuat Kebersamaan dan Pesan Damai

Uncategorized

HUT RI ke-81, Ondofolo Yanto Eluay Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tanamkan Nasionalisme

Uncategorized

Siswa SMA IT Labbaik Lahat Kembali Ukir Prestasi, Naufal Raih Juara 3 Lomba Adzan Tingkat Kabupaten Lahat

Kabupaten Lahat

Kejaksaan Negeri Lahat Pulihkan Keuangan Negara, Rp 2.187.667.593,20 Masuk Kembali ke Kas Daerah

Uncategorized

708 CPNS Formasi 2024 Lahat Resmi Jadi PNS, Bupati Bursah: Pegang Teguh Integritas

Uncategorized

Tampak Depan, Pameran Cat Air Ody Yogi Ajak Warga Menyusuri Jejak Bangunan Tua Palembang