Home / Uncategorized

Minggu, 26 April 2026 - 21:22 WIB

Hampir 24 Jam Listrik Padam dari Kota Hingga Pelosok Desa, Kantor PLN Lahat Digeruduk Masa

Lahat, detikserelo.com – Pemadaman listrik yang berlangsung hampir 24 jam memicu kemarahan masayarakat Kabupaten Lahat. Hal ini memicu puluhan warga dari Gang Masjid Muhajirin Kelurahan Pagar Agung mendatangi Kantor Gangguan PLN di kawasan Lembayung, Simpang Jaksa, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas pemadaman listrik yang dinilai tidak wajar dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Salah satu warga, Santo, mengatakan bahwa pemadaman listrik terjadi tidak merata di wilayah mereka. “Ada sebagian rumah yang mati lampu hampir 24 jam, sementara yang lain tidak,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Noprizal. Ia mengaku geram lantaran listrik di rumahnya padam hampir sepanjang hari tanpa kejelasan dari pihak PLN.

“Kami datang ke kantor PLN untuk mempertanyakan hal ini karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” katanya.

Akibat pemadaman tersebut, aktivitas warga terganggu. Sejumlah warga bahkan melontarkan kritik keras terhadap kinerja PLN yang dinilai tidak profesional dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga  Lavani Navy Meraih Gelar Juara Livoli Divisi Utama 2024

Mereka juga menyoroti ketimpangan perlakuan. Di satu sisi, pelanggan yang menunggak listrik dikenai denda hingga pemutusan secara tegas, sementara di sisi lain, pemadaman terjadi tanpa penjelasan yang memadai.

Tak hanya di dalam Kota Lahat saja, aliran listrik rupanya juga mengalami mati hingga di pelosok desa Pagar Gunung Lahat. Salah seorang warga, Riska warga Desa Gemidar Ilir Kecamatan Pagar Gunung juga menyampaikan kekecewaannya atas kinerja PLN Lahat.

“Kalau di Desa kami sudah semalaman mati pak. Baru hidup lagi pukul 13.00 wib siang tadi. Tidak tahu apa penyebabnya, dan tidak ada pemberitahuan juga akan pemadaman listrik ini,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala PLN ULP Lembayung, Rizki Tungguan, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Ia menjelaskan bahwa gangguan listrik terjadi akibat kerusakan infrastruktur yang dipicu cuaca ekstrem.

Baca Juga  Gorong-Gorong Belum Diperbaiki, Pemukiman Warga Bandar Agung Kembali Terendam Banjir

“Untuk wilayah Pagar Agung, gangguan disebabkan kabel putus dan saat ini sedang dalam perbaikan. Sementara di Gunung Gajah, penanganan masih bertahap karena sebelumnya terjadi kendala operasional pada beberapa trafo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Rizki menambahkan, hujan deras disertai petir yang terjadi sebelumnya menyebabkan sejumlah kerusakan, seperti pohon tumbang dan tiang listrik patah, sehingga berdampak luas pada jaringan listrik.

Menurut dia, keterbatasan jumlah petugas juga menjadi kendala dalam percepatan perbaikan. Hingga saat ini, tim PLN masih berupaya menangani berbagai laporan gangguan yang masuk dari sejumlah wilayah.

“Kami terus berupaya melakukan perbaikan dan penanganan secepat mungkin. Kami juga memohon pengertian masyarakat untuk bersabar,” kata Rizki. (tsr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Tak Tersentuh Pembangunan, Kondisi Jalan Dusun Selpah Memprihatinkan

Uncategorized

Lahan Digusur dan Tercemar Limbah, Warga Lahat Bakal Polisikan PT PAMA ke Polda Sumsel

Uncategorized

Sidang Paripurna HUT Lahat ke 157 Tahun Berjalan Sukses

Uncategorized

Perkuat Nilai Pancasila, Ketua DPRD Sumsel dan Fraksi Golkar Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI

Uncategorized

Dukung Palembang Tourism Forum 2026, Gubernur Herman Deru Tekankan Pariwisata Harus Berdampak Bagi Masyarakat

Uncategorized

Komisi III DPRD Sumsel Monitoring Kinerja Bank Sumsel Babel Cabang Jakarta, Fokus Perkuat Kontribusi BUMD. 

Uncategorized

DPRD Sumsel Umumkan 21 Nama Calon Anggota KPID 2025-2028, Uji Publik Segera Digelar

Uncategorized

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat! Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Gelar RDP Bera DPR RI, Putuskan Cabut Izin HGU PT Melania