Lahat, detikserelo.com Sebuah BUS Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Al Hijrah jurusan Jakarta–Padang dilaporkan terperosok hingga terguling ke jurang di sisi kiri jalan. Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi di Jalan Lintas Lahat-Empat Lawang, tepatnya di Desa Sugihwaras Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.
Bus berjenis R8 Volvo berwarna abu-abu dengan nomor polisi BA 7025 WBU itu saat kejadian membawa sekitar 36 penumpang. Akibat insiden tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan satu orang penumpang meninggal dunia karena terjepit kendaraan saat proses evakuasi berlangsung.
Kejadian bermula saat bus yang dikemudian Futhlal Khair (29), warga Kembang Utara, Jakarta Utara melintas di jalan menanjak dan menikung di kawasan tersebut. Pada saat bersamaan bus berpapasan dengan kendaraan truk tangki elpiji dari arah berlawanan. Selanjutnya terperosok ke jurang dan terguling ke bawah hingga 5 meter dari jalan, lantaran ada dataran dan pepohonan.
Pengemudi mengaku sempat memperlambat laju kendaraan dan menepi untuk menghindari kendaraan yang melintas. Namun diduga roda belakang bus masuk ke bahu jalan hingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan akhirnya terperosok ke jurang di sisi kiri jalan.
“Menghindari mobil dari arah berlawanan pak, tapi ban belakang sudah masuk jurang dan mundur lalu terguling,” ungkap sopir.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi bus mengalami luka memar serta keseleo di bagian pinggang.
Beberapa penumpang juga mengalami sejumlah luka, di antaranya Darmita (72) warga Krio Tangerang yang mengalami memar pada pinggul, Juli Astuti (38) seorang PNS yang mengalami luka pada bagian punggung, serta Dona Aji Krisworo (33) guru PNS asal Dharmasraya, Sumatera Barat yang mengalami cedera pada bagian leher.
Sementara itu, seorang penumpang bernama Ceri Siswandi Wijaya (13), pelajar perempuan asal Sumur Batu, Jakarta Pusat, dilaporkan meninggal dunia. Korban diduga teelempar keluar dari kaca saat mobil terguling, lalu terhimpit kendaraan.
Petugas dari Satlantas Polres Lahat yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan serta mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Hingga saat ini proses evakuasi bus masih berlangsung.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengemudi saat melintas di jalur yang cukup rawan karena kondisi jalan menanjak dan menikung.
“Untuk mobil masih di lokasi. Sementara penumpang telah dievaskuasi,” ujar Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto S.Ik M.Ik melalui Kasat Lantas Iptu Dr Jhoni Albert, Senin (16/03/2026).
Korban luka dibawa kerumah sakit, sementara korban meninggal segera dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.”Untuk kronologis dan penyebab masih kita dalami dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya.









