Home / Advetorial / Gubernur Sumsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:32 WIB

Dorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah Unggulan, Herman Deru Apresiasi Revitalisasi Benteng Kuto Besak

Palembang, detikserelo.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengapresiasi langkah Kodam II/Sriwijaya yang melakukan penataan dan revitalisasi Benteng Kuto Besak (BKB) sebagai destinasi wisata sejarah baru di Kota Palembang.

Menurut Herman Deru, upaya tersebut merupakan langkah penting dalam mengangkat kembali salah satu ikon bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.

Apresiasi tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri kegiatan topping off revitalisasi Benteng Kuto Besak yang diselenggarakan Kodam II/Sriwijaya di kawasan BKB, Palembang, Minggu (28/6/2026).

“Ini merupakan langkah yang sangat penting, yaitu mengangkat satu titik yang sangat legendaris di Kota Palembang, yakni Benteng Kuto Besak,” ujar Herman Deru.

Ia mengatakan hampir seluruh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, mengenal nama Benteng Kuto Besak. Namun, tidak banyak yang mengetahui sejarah berdirinya benteng yang mulai dibangun pada tahun 1780 tersebut.

“Yang lebih membanggakan, Benteng Kuto Besak merupakan salah satu benteng besar yang dibangun oleh putra daerah, bukan oleh penjajah. Benteng ini dibangun untuk mempertahankan masyarakat Sumsel pada masa itu. Ini adalah warisan sejarah yang sangat berharga,” katanya.

Herman Deru menilai dibukanya kawasan Benteng Kuto Besak untuk masyarakat merupakan sebuah warisan (legacy) yang akan dikenang karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk lebih memahami sejarah daerahnya.

Baca Juga  Tekankan Pelayanan Ramah dan Berkualitas, Gubernur Herman Deru Resmikan RS AR Bunda Assalam Lahat

“Ini langkah yang istimewa. Saya berharap pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, para budayawan, hingga masyarakat dapat bersama-sama mendukung dan melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan sehingga kawasan ini benar-benar menjadi destinasi wisata sejarah yang membanggakan,” ungkapnya.

Menurut Herman Deru, menghormati sejarah tidak cukup hanya dengan mengetahuinya, tetapi juga harus diwujudkan melalui upaya menjaga dan melestarikannya.

“Tidak mungkin ada masa kini tanpa masa lalu. Benteng Kuto Besak memiliki nilai sejarah, bukan hanya bagi masyarakat Palembang, tetapi juga Sumatera Selatan, bahkan Indonesia,” ujarnya.

Atas nama masyarakat Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pangdam II/Sriwijaya beserta jajaran yang telah berinisiatif membuka dan menata kawasan Benteng Kuto Besak agar semakin dikenal masyarakat.

Ia juga menilai revitalisasi Benteng Kuto Besak akan memperkuat sektor jasa dan pariwisata Kota Palembang.

“Palembang harus menjadi kota destinasi wisata, bukan hanya dikenal karena wisata sungainya, tetapi juga wisata sejarah dan perjuangannya. Saya meminta Pemerintah Kota Palembang turut mendukung pengembangan destinasi wisata baru ini,” tambahnya.

Baca Juga  Wagub Cik Ujang: LK II Nasional HMI Jadi Momentum Bangun Sumsel dan Dorong UMKM

Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan komitmen Kodam II/Sriwijaya dalam mendukung pelestarian Benteng Kuto Besak sebagai ikon sejarah sekaligus destinasi wisata unggulan.

Menurut Ujang Darwis, Benteng Kuto Besak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol sejarah Kota Palembang yang dibangun sepenuhnya oleh putra daerah pada masa Kesultanan Palembang Darussalam pada akhir abad ke-18.

“Semangat kemandirian inilah yang kita warisi dan jaga bersama,” ujar Ujang Darwis.

Ia menjelaskan berbagai penataan telah dilakukan, mulai dari pembersihan kawasan, penataan ruang perkantoran, ruang publik, hingga perbaikan fasilitas umum.

“Kami dari Kodam II/Sriwijaya mendukung penuh agar Benteng Kuto Besak menjadi destinasi wisata unggulan yang membanggakan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan,” katanya.

Menurut Ujang Darwis, pengembangan kawasan Benteng Kuto Besak diawali dengan pembangunan Tourism Information Center yang diharapkan menjadi pusat informasi wisata sekaligus mendukung pengembangan kawasan secara terpadu.

“Kami berharap Benteng Kuto Besak menjadi simbol keterpaduan antara warisan budaya masa lalu, teknologi layanan, serta kawasan perkantoran yang asri dan terintegrasi tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarahnya,” tutupnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Herman Deru Inisiasi Pembentukan Wadah Organisasi Nasional Satlinmas, Usulkan Deklarasi Nasional Digelar di Sumsel

Advetorial

Sekda Sumsel Edward Candra, : Hari Koperasi Nasional Momentum Perkuat Koperasi Modern dan Berdaya Saing

Advetorial

Hari Kebaya Nasional 2026: Sumsel Pecahkan Rekor MURI Parade Perempuan Berbusana Songket Terbanyak

Advetorial

Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi, Wagub Cik Ujang Buka Kejuaraan Karate Piala Kapolda Sumsel 2026

Advetorial

Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Tata Kelola Perizinan Karbon Hutan Berkelanjutan saat Sambut Kunker Komisi IV DPR RI

Advetorial

Percepat Konektivitas Sumsel, Gubernur Herman Deru Dampingi Wapres Gibran Tinjau Plaza Tol Bayung Lincir

Advetorial

Dorong Sekolah Terjauh di Sumsel Jadi Role Model Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening

Advetorial

Instruksikan Pertamina Jamin Pasokan 24 Jam dan Atur Distribusi Kendaraan, Herman Deru Gerak Cepat Urai Antrean Biosolar