Home / Advetorial

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:35 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Kader NU Harus Solutif dan Menjaga Toleransi Saat Pembekalan PD-PKPNU Sumsel

Palembang, detikserelo.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri sekaligus memberikan pembekalan pada Pembukaan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan II yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kaderisasi Nahdlatul Ulama (NU) di Sumsel agar mampu melahirkan kader yang adaptif, moderat, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam materi pembekalannya, Herman Deru mengaku memiliki kedekatan panjang dengan NU. Ia menyebut telah 31 tahun menjadi pengurus NU di Sumsel dan banyak mendapatkan pelajaran dari organisasi tersebut.

“Saya sudah 31 tahun menjadi pengurus NU di Sumsel. Saya sendiri mendapat banyak ilmu dan kita yakini bahwa organisasi ini memiliki hirarki yang jelas,” katanya.

Menurut Herman Deru, suasana NU saat ini terasa semakin hidup dan universal. Ia menilai perubahan zaman, perkembangan teknologi, serta perubahan kultur masyarakat menjadi tantangan yang harus dihadapi para kader NU.

“Kita merasakan ada perubahan yang cepat. Kultur kita berubah, belum lagi teknologi yang membuat arus informasi begitu deras sehingga ada beberapa budaya yang bergeser,” ujarnya.

Ia mengatakan saat ini NU memiliki peran besar di Sumsel dan para kader harus mampu menjadi aktor perubahan, bukan sekadar mengikuti arus perubahan.

“Hari ini NU mendominasi di Sumsel. Kita sebagai kader murni juga harus menjadi aktor, bukan hanya hanyut oleh perubahan,” katanya.

Menurut Herman Deru, di era keterbukaan informasi saat ini masyarakat tidak bisa lagi membendung arus informasi, baik di sektor umum maupun keagamaan. Karena itu, moderasi dan sikap bijak menjadi sangat penting.

Baca Juga  Ketua TP PKK Prov Sumsel Hadiri Puncak HKG PKK Ke-54 di Makassar

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi Sumsel yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat konflik yang rendah meskipun memiliki masyarakat multikultural.

“Saya menyadarkan kita untuk bersyukur karena Sumsel zero konflik. Padahal kita ini multikultur. Karakter Sumsel religius dan toleran, budaya Melayu santun, tradisi gotong royong kuat, Islam moderat tumbuh baik, stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat tetap terjaga,” ucapnya.

Menurutnya, sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat menjadi modal sosial yang kuat bagi Sumsel dalam menjaga persatuan dan toleransi.

“Pesan saya, jaga dan perluas toleransi. Kita harus menjadi kader pengurus NU yang solutif, memberikan jalan keluar, bukan menjadi kompor,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan kehidupan modern yang dinilai semakin mendorong sikap individualistis di masyarakat, terutama pascapandemi Covid-19.

“Kadang kita menghadapi penyakit individualis. Sejak Covid-19 penyakit itu makin besar. Nahdliyin harus menjadi terapis bagaimana agar penyakit ini bisa dikurangi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan pembangunan tidak cukup hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia dan moral.

“Pembangunan harus seimbang, tidak cukup hanya fisik, tapi juga manusia dan moral,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah NU yang terus bergerak dalam pembangunan sosial kemasyarakatan melalui pembangunan klinik, perpustakaan, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Kita Nahdliyin harus menjadi penggerak pembangunan. Ini langkah baik dan saya senang melihatnya,” katanya.

Di akhir pembekalan, Herman Deru menyampaikan tiga kunci utama yang harus dimiliki kader NU, yakni konsisten, konsekuen, dan kecepatan.

Baca Juga  Bentuk Kepedulian, Gubernur Herman Deru Fasilitasi Kebutuhan Keluarga Korban Bus ALS Selama Proses Identifikasi di Palembang

“3K kuncinya, yakni konsisten, konsekuen, dan kecepatan. Integritas itu penting, tapi lebih penting lagi perilaku sejajar dengan ucapan,” tandasnya.

Ia berharap Lakpesdam NU Sumsel dapat terus berkembang dan memiliki tempat tersendiri di tingkat nasional.

“Terima kasih atas waktunya. Mudah-mudahan Lakpesdam mendapatkan tempat tersendiri secara nasional dan terus berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Lakpesdam NU Sumsel, H. Hernoe Roesprijadji, S.IP., M.H., M.Si., dalam sambutannya mengatakan kader NU perlu terus bergerak dan mendapatkan pelatihan agar mampu menjalankan organisasi dengan baik.

“Ilmu adalah pemimpin amal. Karena itu kader perlu bergerak dan perlu adanya pelatihan,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut, termasuk Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas suksesnya acara ini, termasuk kepada Pemprov Sumsel atas dukungannya,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mampu menyerap ilmu dan pengalaman dari para instruktur selama mengikuti pelatihan.

“Mudah-mudahan peserta dapat menyerap ilmu dari instruktur dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Sumsel KH Hendra Zainudin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Herman Deru dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Herman Deru yang juga merupakan Mukhtasar PBNU Sumsel turut memberikan pembekalan dan menjadi narasumber dalam PD-PKPNU tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru atas kehadirannya. Bahkan beliau sebagai Mukhtasar PBNU Sumsel juga memberikan pembekalan dan menjadi narasumber dalam PD-PKPNU ini,” ujarnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Herman Deru Inisiasi Pembentukan Wadah Organisasi Nasional Satlinmas, Usulkan Deklarasi Nasional Digelar di Sumsel

Advetorial

Sekda Sumsel Edward Candra, : Hari Koperasi Nasional Momentum Perkuat Koperasi Modern dan Berdaya Saing

Advetorial

Hari Kebaya Nasional 2026: Sumsel Pecahkan Rekor MURI Parade Perempuan Berbusana Songket Terbanyak

Advetorial

Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi, Wagub Cik Ujang Buka Kejuaraan Karate Piala Kapolda Sumsel 2026

Advetorial

Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Tata Kelola Perizinan Karbon Hutan Berkelanjutan saat Sambut Kunker Komisi IV DPR RI

Advetorial

Percepat Konektivitas Sumsel, Gubernur Herman Deru Dampingi Wapres Gibran Tinjau Plaza Tol Bayung Lincir

Advetorial

Dorong Sekolah Terjauh di Sumsel Jadi Role Model Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening

Advetorial

Instruksikan Pertamina Jamin Pasokan 24 Jam dan Atur Distribusi Kendaraan, Herman Deru Gerak Cepat Urai Antrean Biosolar