Lahat, detikserelo.com – Kisah Ahmad Tri Prayoga, siswa MTsN 1 Lahat yang akrab disapa Yoga, jadi bukti nyata bahwa kesederhanaan bukan penghalang untuk berprestasi.
Yoga lahir dan besar di Gang Cempaka, RT 07 RW 03, Kelurahan Talang Jawa Utara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Terbaru, ia baru saja mengharumkan nama madrasah bersama Tim Futsal MTsN 1 Lahat dengan meraih Juara 3 Kategori SMP/MTs Sederajat Piala Ketua AFKAB Lahat 2026.
Turnamen tingkat Kabupaten itu digelar di GOR Lahat pada Minggu, (31/5/2026) Di bawah asuhan Coach Abhari, Tim Futsal MTsN 1 Lahat tampil kompak dan bermental juara sepanjang laga.
Lahir dari Keluarga Petani, Mental Juara Ditempa di Gang Cempaka. Yoga adalah anak dari pasangan Tukimin, petani, dan Dewi Sartika, ibu rumah tangga. Hidup sederhana tanpa fasilitas mewah. Gang sempit, rumah sederhana, tapi disanalah mental juara Yoga ditempa.
Nasihat Bapaknya selalu ia pegang, “Nak, yang penting rajin dan jangan malu jadi anak petani,” Ditambah doa Ibu tiap malam sebelum ia tidur.
Futsal bagi Yoga bukan sekadar hobi. Ia memegang teguh tulisan di posternya: “Running help people. Keeping healthy. Healthy is the greatest wealth of people life,”.
Baginya, sehat adalah kunci untuk menjaga diri sendiri dan membantu tim. Deretan Prestasi Yoga dari Gang Cempaka ke podium juara, prestasi Yoga di dunia futsal sudah tak diragukan lagi:
1. Juara 3 Piala Ketua AFKAB Lahat 2026 bersama Tim MTsN 1 Lahat
2. Best Player Festival Garuda Enim U-13, 19 April 2025 di Muara Enim
3. Juara 2 Festival Garuda Enim U-13 2025
4. Juara 2 SSB Putra Cal FC 2025
5. Harapan 3 Liga Silaturahmi Futsal 2025
6. Juara 1, 2, 3 berbagai turnamen SSB Putra Cal FC, Persada FC, Liga Silaturahmi 2025
Semua piala itu diraih Yoga dengan latihan habis pulang sekolah. Sepatu boleh lusuh, tapi semangatnya nggak pernah redup.
“Saya latihan setelah pulang sekolah, dan kadang sepatu yang saya pakai itu juga hasil minjam punya teman,” ujarnya, Kamis (04/06/2026).
Pesan untuk anak Lahat lainnya, Yoga ingin kisahnya jadi pemantik semangat teman-teman sebaya.
“Saya anak petani dari Gang Cempaka aja bisa. Kalian juga pasti bisa. Kuncinya cuma 3: do’a orang tua, latihan konsisten, jangan gengsi mulai dari nol,” pesannya. (tsr)









