PALEMBANG, detikserelo.com – Semangat sportivitas dan promosi wisata kesehatan membakar atmosfer Stadion Bumi Sriwijaya. Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV Tahun 2026 resmi dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H..

Ajang tahunan bergengsi ini mengusung tema besar “Solidaritas dan Silaturahmi Melalui Sepakbola dalam Rangka Menuju Sumsel Health Tourism”. Kompetisi ini dirancang khusus untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyosialisasikan layanan kesehatan unggulan Sumatera Selatan kepada masyarakat luas.
Dalam sambutan pembukaannya, Sekda Sumsel Edward Candra memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran manajemen RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel atas konsistensinya menggelar turnamen ini. Menurutnya, esensi utama dari kompetisi ini berada di luar urusan menang dan kalah.
“Menang kalah itu hal biasa dalam pertandingan, tetapi tujuan utama dari turnamen ini adalah membangun solidaritas, kekompakan, dan mempererat silaturahmi antarkaryawan serta instansi,” ujar Edward Candra saat membuka acara.
Turnamen edisi keempat ini diikuti oleh puluhan tim tangguh yang berasal dari berbagai lintas sektor di Sumatera Selatan. Mulai dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), instansi vertikal, perbankan seperti Mandiri Club, hingga instansi pendidikan seperti POLSRI Fun Ball.
Setelah melewati fase penyisihan yang ketat di Stadion Bumi Sriwijaya, atmosfer kompetisi kini semakin memanas menjelang babak penentuan. Berdasarkan jadwal resmi panitia, rangkaian laga krusial dipindahkan ke kompleks olahraga internasional, Jakabaring Sport City (JSC).
Tim tuan rumah, Siti Fatimah FC, sukses mengamankan tiket ke babak final setelah tampil dominan di babak semifinal. Sementara itu, tensi tinggi juga diprediksi akan mewarnai laga perebutan tempat ketiga yang mempertemukan PSDA FC melawan Mandiri Club di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap, melalui sinergi olahraga sepak bola ini, branding RSUD Siti Fatimah sebagai pelopor Health Tourism di Indonesia Barat semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur sipil dan masyarakat untuk terus menjaga gaya hidup sehat. (adv)








