Home / Kabupaten Muara Enim / PTBA / Sumatera Selatan / Tanjung Enim / Usaha

Selasa, 11 Februari 2025 - 10:03 WIB

Usaha Kerajinan Rajut Binaan PTBA, Dari Hobi Jadi Cuan

oplus_2

oplus_2

MUARA ENIM, detikserelo.com– Tak sekadar hobi, aktivitas merajut bisa mendatangkan cuan. Itu lah yang dirasakan para ibu rumah tangga yang tergabung dalam Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Rajut, salah satu usaha mikro & kecil (UMK) binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Berdirinya SIBA Rajut bermula dari pelatihan merajut asoy (tas belanja) yang digelar PTBA pada 2018. Para ibu rumah tangga yang menjadi peserta pelatihan sepakat membentuk SIBA Rajut.

Saat ini SIBA Rajut beranggotakan 15 orang ibu rumah tangga dari desa-desa di sekitar wilayah operasi PTBA. SIBA Rajut menjadi wadah bagi mereka untuk berkumpul bersama, menyalurkan hobi, sekaligus memperoleh penghasilan tambahan.

“Kami para ibu rumah tangga yang tadinya ngerumpi enggak ada hasilnya, sekarang ada hasilnya. Hobi tersalurkan,” Ketua SIBA Rajut, Villy Villya.

Dari awalnya hanya merajut asoy, kini para ibu rumah tangga tersebut sudah membuat benang ombre hingga berbagai kerajinan tangan. Benang ombre, yaitu benang yang dirajut 8 helai dengan beragam warna, menjadi produk andalan SIBA Rajut.

Baca Juga  Chichi Permata Terpilih Sebagai Ketua FLP Cabang Lahat Periode 2025-2027

“Pertama kali kami rajut asoy. Tapi pemasarannya masih kurang. Lalu kita ke benang, banyak peminatnya,” ujar Villy.

Kerajinan rajut yang dibuat, di antaranya dompet kecil, tas, sajadah, tempat tisu, peci, taplak meja, dan sebagainya.

Hasil karya SIBA Rajut dijual secara langsung maupun online. Kerja sama dilakukan dengan marketplace PaDi UMKM. SIBA Rajut pun kerap diikutsertakan oleh PTBA dalam pameran baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kita jual online dari Facebook, Instagram, juga sebagai suvenir. Kadang kita diajak pameran oleh PTBA. Kami jual juga di aplikasi PaDi. Sudah banyak yang order. Dompet kecil, tempat tisu, peci ada yang order,” ucap Villy.

Untuk mendorong perkembangan SIBA Rajut, PTBA memberikan berbagai bantuan. Mulai dari permodalan, pesanan kerajinan rajut, hingga pelatihan.

Baca Juga  Jelang Debat Publik Perdana Cabup Cawabup Lahat, Berikut Temanya!

“Penjualan banyak peningkatan karena dukungan dari PTBA. Tadinya kita enggak punya duit, sekarang punya duit sendiri,” Villy mengungkapkan.

Tak hanya menjual berbagai hasil rajutan, Villy dan kawan-kawan pun memberikan pelatihan di berbagai kesempatan. “Kami tidak hanya jual karya, kami juga berbagi ilmu,” ujarnya.

Sebagai informasi, PTBA terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui pengembangan UMK yang memperluas lapangan kerja serta memperkuat struktur perekonomian.

Berbagai upaya pendampingan dan pembinaan diberikan PTBA untuk UMK di sekitar wilayah operasi perusahaan. Untuk meningkatkan akses keuangan misalnya, PTBA menyediakan peminjaman dana sejak 1992 hingga 2022. Peminjaman dana kini dialihkan melalui BRI dengan kerja sama antara PTBA dan BRI.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk pelatihan, mengikutsertakan UMK binaan ke pameran dan bazar, magang dan site visit, serta bantuan sarana dan prasarana untuk UMK binaan.

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

2 Bulan Bergulir, Liga Askab PSSI Lahat Berhasil Dimenangkan Tim Laskar Muda

Jakarta

RUPST 2024 PTBA, Dukung Kelanjutan Bisnis Berlandaskan Good Mining Practices

IWO

IWO PD Prabumulih Salurkan Bahan Pangan ke Panti Asuhan Riadhul Kholihin

Kabupaten Lahat

Bubarkan Balap Liar, Polres Lahat Amankan Ratusan Kendaraan dan Knalpot Brong

Kabupaten Lahat

Terekam CCTV, Tukang Becak di Lahat Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

Kabupaten Muara Enim

“Menata Ulang, Menyulut Perubahan”. Peringatan HUT PTBA Ke-44

Gubernur Sumsel

Safari Ramadhan, Ketua DPRD Sumsel Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Ikuti Sholat Taraweh Berjama’ah

DPRD Sumsel

Kunjungi PT Pulp and Paper di OKI, Ketua DPRD Sumsel Berikan Apresiasi