Home / Uncategorized

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:37 WIB

Menyikapi Penetapan Idul Fitri 2026, Apt.Irwandi : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah untuk Pendewasaan Ukhuwah

Banten, detikserelo.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini diumumkan dalam sidang isbat yang digelar di Jakarta, Kamis (19/3/2026) petang.

Keputusan pemerintah ini diambil setelah mendengarkan laporan hisab dan konfirmasi ru’yatul hilal dari berbagai titik di seluruh Indonesia. Dengan ditetapkannya 1 Syawal pada Sabtu, umat Islam di tanah air akan merayakan Idul Fitri secara serentak mengikuti ketentuan pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA MA) Provinsi Banten, Apt. Irwandi Suherman, mengimbau seluruh kader dan kaum Muslimin untuk tetap menjaga persatuan dan toleransi. Menurutnya, perbedaan penetapan awal Syawal adalah hal yang lumrah dan harus disikapi dengan kedewasaan.

Baca Juga  Update Kasus Malpraktik, Bidan ZN Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Kami mempersilahkan kepada seluruh kaum Muslimin dan kader Mathla’ul Anwar untuk menunaikan Sholat Idul Fitri sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Yang terpenting, perbedaan ini tidak boleh merusak silaturahim dan ukhuwah Islamiyah yang sudah kita bina,” ujar Irwandi kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).

Pria yang akrab disapa Irwandi ini juga menekankan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang patut disyukuri. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang perbedaan ini sebagai sebuah anugerah.

“Jadikan perbedaan ini sebagai anugerah yang Allah SWT berikan kepada kita, masyarakat Indonesia. Ini adalah momen pendewasaan berukhuwah yang semakin merekatkan. Anggap ini sebagai rahmat dan karunia yang indah agar kebhinekaan Indonesia semakin mendunia, menjadi mutiara kebanggaan kita di mata umat agama lain di dunia,” tambahnya.

Baca Juga  Hadapi Karhutla 2026, Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wagub Cuk Ujang Tegaskan Kesiapsiagaan Sumsel

Lebih lanjut, Irwandi memberikan kelonggaran kepada para kader Mathla’ul Anwar, khususnya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang tinggal di lingkungan dengan mayoritas masyarakat mengikuti pemerintah. Ia mempersilahkan para kader untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya jika berbeda dengan maklumat organisasi.

“Intinya, perbedaan penetapan 1 Syawal ini jangan sampai menjadi beban dalam hidup bermasyarakat. Kader Mathla’ul Anwar boleh mengikuti anjuran pemerintah, apalagi bagi yang berstatus ASN atau masyarakat yang lingkungannya mengikuti hasil ketetapan pemerintah. Mari kita bergembira menyambut kemenangan yang fitri tanpa beban dan keterpaksaan,” tutup Irwandi.

Dengan imbauan ini, diharapkan perayaan Idul Fitri 1447 H di Provinsi Banten, khususnya di kalangan warga Mathla’ul Anwar, dapat berjalan dengan penuh suka cita, damai, dan saling menghormati.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Momentum 1 Muharram 1448 H, Wakil DPRD Sumsel H. Nopianto Ajak Masyarakat Palembang Momentum Perkuat Iman

Uncategorized

Ade Pramanja Apresiasi Rekomendasi Pansus DPRD Sumsel, Perjuangkan dan Kawal Aspirasi Perkebunan Hingga 1,5 Tahun

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Terima Aksi Unjuk Rasa Aliansi BEM Nusantara di Gedung Dewan

Uncategorized

Optimalkan PAD, DPRD Sumsel Gelar Rapat Pansus Bahas Strategi Peningkatan Pendapatan Daerah

Uncategorized

Ketua DPRD Andie Denaldie Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Sumsel TA 2025

Uncategorized

Presiden Prabowo Disentil Mantan Ketua BEM UGM, Fraksi Gerindra Sumsel Angkat Bicara

Uncategorized

Pansus DPRD Sumsel Fasilitasi Kesalahpahaman, Warga Ogan Ilir Diizinkan Kelola Lahan Belum Produktif

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Denaldie Ikuti Pelatihan PAKU Integritas di KPK, Wujudkan Pemerintahan Bersih