Home / Uncategorized

Senin, 15 Juni 2026 - 09:24 WIB

Presiden Prabowo Disentil Mantan Ketua BEM UGM, Fraksi Gerindra Sumsel Angkat Bicara

Palembang, detikserelo.com – Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) mengecam keras pernyataan yang dilontarkan oleh mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, terkait Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurut Fraksi Gerindra Sumsel, meski kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari pilar demokrasi yang harus dihormati, penyampaiannya tetap harus berada dalam koridor etika, santun, objektif, dan menjaga adab berdemokrasi.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumsel, H. Alwis Gani, SE, MM, menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak pernah membatasi ruang bagi masyarakat untuk mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah. Namun, ia menyayangkan jika kritik tersebut bergeser menjadi serangan yang bersifat personal.

“Kami tidak membatasi ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik terhadap program-program pemerintah. Kritik itu penting dalam sistem demokrasi, tetapi harus mengedepankan etika dan adab dalam berdemokrasi,” ujar Alwis Gani saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ruang Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumsel, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Alwis didampingi oleh seluruh jajaran pimpinan dan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumsel.

Baca Juga  Peringati HUT ke-45 dan Ramadhan, PTBA Kertapati Port Bagikan 4.180 Paket Sembako bagi Masyarakat Ring

Alwis menilai, sejumlah pernyataan yang dilemparkan oleh mantan Ketua BEM UGM tersebut sudah keluar dari substansi evaluasi kebijakan dan cenderung menghina pribadi Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau saya melihat, kritik yang disampaikan sudah keluar dari koridornya karena lebih mengarah kepada serangan terhadap pribadi Presiden yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, contohnya misalnya mengatakan Prabowo adalah seperti “Iblis”, menurut kami itu sudah menyerang pribadi bukan lagi penyerang program,” kata Alwis.

Ia menambahkan bahwa masyarakat maupun kalangan mahasiswa memiliki hak penuh untuk mengoreksi berbagai program strategis nasional, seperti:

Gerindra menyadari bahwa setiap kebijakan pemerintah tidak ada yang sempurna dan selalu memerlukan ruang evaluasi berkala demi perbaikan implementasi di lapangan.

“Kalau yang dikritisi adalah program pemerintah, silakan saja. Program MBG, Koperasi Desa Merah Putih, atau program lainnya boleh dikritik, dikoreksi, bahkan dievaluasi. Kita menyadari tidak semua program berjalan sempurna dan masih ada kekurangan yang harus diperbaiki,” jelasnya.

Oleh karena itu, Alwis mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk mengedepankan kritik yang solutif dan konstruktif, bukan sekadar tuduhan yang merendahkan martabat pihak tertentu.

Baca Juga  Rudapaksa Anak Tetangga Kebun, Kakek Bejat Diringkus Polisi

“Kritik yang baik adalah kritik yang membangun serta memberikan solusi terhadap persoalan yang terjadi. Bukan justru melakukan tuduhan atau menyampaikan pernyataan yang sifatnya merendahkan,” tegas Alwis.

Di akhir penyataannya, Fraksi Gerindra mendorong peran aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya program pemerintah di lapangan. Jika ditemukan kendala atau penyimpangan, masyarakat diimbau memanfaatkan mekanisme pelaporan resmi agar bisa segera ditindaklanjuti.

“Kami mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai di lapangan, baik terkait dapur Makan Bergizi Gratis maupun proses penyalurannya kepada penerima manfaat, silakan disampaikan kepada pihak terkait,” tuturnya.

Partisipasi aktif ini dinilai sangat penting agar program-program unggulan pemerintah dapat berjalan tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Dengan adanya pengawasan dari masyarakat, berbagai temuan di lapangan bisa menjadi bahan evaluasi dan perbaikan sehingga tujuan program pemerintah benar-benar tercapai dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” tandasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Momentum 1 Muharram 1448 H, Wakil DPRD Sumsel H. Nopianto Ajak Masyarakat Palembang Momentum Perkuat Iman

Uncategorized

Ade Pramanja Apresiasi Rekomendasi Pansus DPRD Sumsel, Perjuangkan dan Kawal Aspirasi Perkebunan Hingga 1,5 Tahun

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Terima Aksi Unjuk Rasa Aliansi BEM Nusantara di Gedung Dewan

Uncategorized

Optimalkan PAD, DPRD Sumsel Gelar Rapat Pansus Bahas Strategi Peningkatan Pendapatan Daerah

Uncategorized

Ketua DPRD Andie Denaldie Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Sumsel TA 2025

Uncategorized

Pansus DPRD Sumsel Fasilitasi Kesalahpahaman, Warga Ogan Ilir Diizinkan Kelola Lahan Belum Produktif

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Denaldie Ikuti Pelatihan PAKU Integritas di KPK, Wujudkan Pemerintahan Bersih

Uncategorized

Koordinasikan Optimalisasi Pajak dan Kontribusi Daerah, Komisi III DPRD Sumsel Kunjungi PT Semen Baturaja