Home / Uncategorized

Minggu, 26 April 2026 - 09:36 WIB

Menjaga Nalar Demokrasi dalam Muscab PKB Lahat

Oleh: Ketua SMSI Lahat

Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lahat kali ini menghadirkan dinamika yang menarik. Hadirnya lima calon ketua dengan basis dan pendukung masing-masing bukan sekadar menunjukkan kompetisi, melainkan juga mencerminkan hidupnya proses kaderisasi di tubuh partai.

Dalam perspektif demokrasi internal, banyaknya kandidat seharusnya dipandang sebagai kekuatan, bukan potensi perpecahan. Setiap calon membawa jejaring, gagasan, dan energi politik yang jika dikelola dengan baik justru akan memperkuat posisi partai di tengah masyarakat.

Di titik inilah kedewasaan politik diuji, apakah perbedaan pilihan akan bermuara pada fragmentasi, atau justru berujung pada konsolidasi.

Pengalaman politik di berbagai daerah menunjukkan bahwa kontestasi dengan basis pendukung yang kuat kerap menyisakan residu konflik. Karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk menempatkan Muscab sebagai ruang adu gagasan, bukan sekadar adu kekuatan. Legitimasi kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kemenangan, tetapi juga oleh kemampuan merangkul setelah proses selesai.

Baca Juga  Ketua DPRD Sumsel Gelar Zoom Meeting Koordinasi Bersama Kapolri, Pastikan Malam Takbiran Aman

Dari sisi publik, proses ini juga menjadi cermin bagaimana partai politik mengelola demokrasi di tingkat lokal. Transparansi, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap mekanisme organisasi akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat. Partai yang mampu menjaga integritas proses internalnya akan lebih mudah memperoleh legitimasi eksternal.

Sebagai bagian dari ekosistem informasi, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lahat memandang pentingnya peran media dalam menjaga ruang publik tetap jernih. Pemberitaan yang berimbang dan tidak provokatif menjadi kunci agar dinamika politik tidak berkembang menjadi polarisasi yang merugikan semua pihak.

Baca Juga  Diduga Dimonopoli, Harga Gas Melon Melambung Tinggi, Tembus Angka Rp60 Ribu per Tabung

Pada akhirnya, siapapun yang terpilih sebagai ketua PKB Lahat adalah representasi dari proses demokrasi yang harus dihormati. Tantangan berikutnya justru lebih besar, menyatukan lima kekuatan menjadi satu arah gerak politik yang solid. Di situlah ukuran kepemimpinan sesungguhnya.

Muscab ini bukan akhir dari kompetisi, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa energi politik yang besar ini benar-benar bermuara pada kemaslahatan masyarakat Lahat.

Bersambung

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Empat Pelajar Lahat Bersinar di FTBI Sumsel, Fadhel Amankan Tiket Nasional

Uncategorized

CV Lahat Kaki Langit Bantah Kritik Target Parkir, Ivon Agustini Klaim Setoran PAD Meningkat

Uncategorized

Warga Dusun IV Selpah Keluhkan Listrik Mandiri Tertahan, PLN: Sabar, Usai BPBL Mandiri Akan Menyusul

Uncategorized

Legalitas RSIA Adellia Graha Medika Disorot, Praktisi Hukum Minta Audit Perizinan dan Kejelasan IPAL

Uncategorized

Tanpa Dokumen Persetujuan Lingkungan, DPMTSP Lahat Terbitkan Izin Operasional RSIA Adellia Graha Medika

Uncategorized

‎Terobosan Gemilang Kepala Desa Tunggul Bute: Wujudkan Akses Jalan dan Listrik untuk Warga Dusun Selpah

Uncategorized

Warga Dusun Selpah Antusias Ikuti Sosialisasi PLN ULP Lahat, Kades Tunggul Bute Berikan Apresiasi

Uncategorized

Kadispupr Lahat Tinjau Langsung Normalisasi Irigasi 148 Hektar Sawah, di 3 Desa Terdampak Kemarau