Home / Uncategorized

Senin, 4 Mei 2026 - 16:06 WIB

Mandi Air Hitam! Tragedi Lingkungan Limbah PT PAMA di Desa Gunung Kembang dan Jeritan Warga yang Tak Lagi Didengar

Lahat, detikserelo.com – Kesabaran warga Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, akhirnya mencapai titik didih. Diduga kuat akibat paparan limbah dari aktivitas tambang PT Pama, aliran Sungai Pait dilaporkan rusak parah hingga pencemaran tersebut meluas ke aliran Sungai Lematang pada Senin, 4 Mei 2026.

Kondisi lingkungan yang memburuk ini memicu aksi spontan dari puluhan warga yang merangsek masuk ke lokasi tambang untuk menghentikan aktivitas operasional secara paksa.

​Aksi massa tersebut merupakan akumulasi kekecewaan warga terhadap ketidakberdayaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lahat serta pihak terkait lainnya dalam menuntaskan persoalan lingkungan dengan PT Pama.

Akibat pencemaran ini, aktivitas harian masyarakat seperti mandi dan mencuci terganggu total karena air Sungai Lematang yang biasanya jernih telah berubah drastis menjadi hitam pekat.

Baca Juga  Angka Pasien ODGJ di Lahat Menurun, 28 Orang Pasien Masih Dipasung

​Salah seorang warga, Mul, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk protes keras masyarakat yang menuntut penghentian aktivitas tambang yang telah merusak ekosistem mereka.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini upaya perlindungan sungai yang dijanjikan hanya sekadar tindakan seremonial tanpa dampak nyata bagi warga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Gunung Kembang, Edi Suparno, turun langsung mengawal aspirasi masyarakat yang terdampak langsung oleh pencemaran ini.

​Merespons gejolak tersebut, DLH Kabupaten Lahat menyatakan akan segera menindaklanjuti persoalan ini dengan serius.

Sebagai langkah awal, DLH telah meminta pihak PT BA untuk segera menghentikan aktivitas operasional PT Pama di lokasi tersebut. Pihak pemerintah daerah juga mengeluarkan ancaman keras berupa penyegelan lokasi jika instruksi tersebut tidak segera dipatuhi.

Baca Juga  Bobol Dinding WC Menggunakan Obeng, 8 Tahanan Polres Lahat Berhasil Kabur

​Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Lahat, Siti Zaleha, ST.MT, yang didampingi Sub Koordinator Pengaduan, Dempo Anom, ST.MT, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam menangani pelanggaran ini.

Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT BA maupun PT PAMA masih enggan memberikan tanggapan dan memilih bungkam terkait tuntutan warga serta ancaman penyegelan tersebut.

Masyarakat kini berharap pemerintah daerah benar-benar mengawal kasus ini hingga tuntas demi memulihkan kelestarian Sungai Lematang. (Red)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Momentum 1 Muharram 1448 H, Wakil DPRD Sumsel H. Nopianto Ajak Masyarakat Palembang Momentum Perkuat Iman

Uncategorized

Ade Pramanja Apresiasi Rekomendasi Pansus DPRD Sumsel, Perjuangkan dan Kawal Aspirasi Perkebunan Hingga 1,5 Tahun

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Terima Aksi Unjuk Rasa Aliansi BEM Nusantara di Gedung Dewan

Uncategorized

Optimalkan PAD, DPRD Sumsel Gelar Rapat Pansus Bahas Strategi Peningkatan Pendapatan Daerah

Uncategorized

Ketua DPRD Andie Denaldie Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Sumsel TA 2025

Uncategorized

Presiden Prabowo Disentil Mantan Ketua BEM UGM, Fraksi Gerindra Sumsel Angkat Bicara

Uncategorized

Pansus DPRD Sumsel Fasilitasi Kesalahpahaman, Warga Ogan Ilir Diizinkan Kelola Lahan Belum Produktif

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Denaldie Ikuti Pelatihan PAKU Integritas di KPK, Wujudkan Pemerintahan Bersih