Home / Uncategorized

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Empat Pelajar Lahat Bersinar di FTBI Sumsel, Fadhel Amankan Tiket Nasional

Lahat, detikserelo.com – Prestasi membanggakan ditorehkan para pelajar Kabupaten Lahat dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Dari empat kategori yang diperlombakan, pelajar Lahat berhasil menembus nominasi di seluruh kategori, bahkan salah seorang di antaranya sukses meraih juara pertama tingkat provinsi dan berhak melaju ke tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Kabupaten Lahat memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan berbahasa daerah sekaligus menjaga warisan budaya melalui kreativitas dan prestasi.

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 mempertandingkan empat kategori, yakni mendongeng, baca puisi, pidato, dan menulis cerpen. Seluruh kategori menggunakan bahasa daerah sebagai medium utama, sehingga para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berkompetisi, tetapi juga kecakapan dalam mengekspresikan gagasan, cerita, dan nilai-nilai budaya melalui bahasa ibu.

Sebelumnya, para peserta asal Kabupaten Lahat telah melalui seleksi di tingkat kabupaten. Keberhasilan mereka melaju ke tingkat provinsi menunjukkan bahwa pembinaan bahasa daerah di kalangan pelajar memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Empat pelajar yang mewakili Kabupaten Lahat dan berhasil masuk nominasi tingkat provinsi tersebut adalah Alya Putri Anggraini dari SDN 6 Lahat, Aisyah Nurul Izzah dari SDIT A Ba Ta Tsa Lahat, Asyifa Khoirunnisa dari SDN 13 Lahat, serta Fadhel Dwi Maherta dari SMPN 5 Lahat.

Baca Juga  Koordinasikan Optimalisasi Pajak dan Kontribusi Daerah, Komisi III DPRD Sumsel Kunjungi PT Semen Baturaja

Hasil pengumuman tingkat provinsi pada hari ini Minggu (25/10/2026) membawa kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan Kabupaten Lahat. Fadhel Dwi Maherta berhasil meraih juara pertama, sekaligus memastikan langkahnya untuk mewakili Sumatera Selatan ke tingkat nasional.

Sementara itu, tiga peserta lainnya, yakni Alya Putri Anggraini, Aisyah Nurul Izzah, dan Asyifa Khoirunnisa, masing-masing meraih juara keempat pada kategori yang diikuti.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lahat. Keberhasilan menempatkan wakil dalam nominasi seluruh kategori yang diperlombakan, disertai raihan juara pertama tingkat provinsi, memperlihatkan bahwa pelajar daerah memiliki kemampuan yang patut diperhitungkan dalam bidang literasi dan pelestarian bahasa daerah.

Lebih dari sekadar prestasi dalam sebuah perlombaan, hasil tersebut juga menjadi catatan penting bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat untuk terus memberikan perhatian terhadap potensi peserta didik, khususnya dalam bidang sastra, literasi, dan kebudayaan lokal.

Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan bagian dari identitas dan ingatan kolektif masyarakat. Karena itu, upaya pelestariannya membutuhkan pembinaan berkelanjutan, ruang berekspresi bagi generasi muda, serta dukungan nyata dari lingkungan pendidikan.

Kepala SMPN 5 Lahat, Evi Yuniarsi, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian Fadhel Dwi Maherta yang berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Juga  Agustriawan Pilih Tetap di Belakang Lensa, Tolak Dorongan Calon Ketua PWI Lahat

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan membantu Fadhel hingga berhasil mencapai prestasi tersebut.

“Kebanggaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi Kabupaten Lahat. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, menggali potensi diri, dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Evi Yuniarsih.

Ke depan, Evi menegaskan akan memusatkan perhatian pada persiapan Fadhel menghadapi kompetisi tingkat nasional. Pembinaan akan menjadi bagian penting agar siswa tersebut dapat tampil optimal dan kembali mengharumkan nama Kabupaten Lahat.

Dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah, guru pembimbing, keluarga, hingga pemerintah daerah, diharapkan dapat memperkuat persiapan tersebut.

Keberhasilan Fadhel dan ketiga pelajar lainnya sekaligus menjadi pengingat bahwa potensi anak-anak daerah dapat tumbuh dan bersinar ketika mendapatkan ruang, pendampingan, serta perhatian yang memadai.

Dari bahasa ibu yang tumbuh di lingkungan keluarga dan masyarakat, para pelajar Lahat membuktikan bahwa kearifan lokal mampu melangkah lebih jauh, bahkan hingga panggung nasional.

Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan prestasi tersebut tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, melainkan menjadi awal dari pembinaan yang lebih terarah bagi generasi muda Kabupaten Lahat. (Aan Kunchay)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

CV Lahat Kaki Langit Bantah Kritik Target Parkir, Ivon Agustini Klaim Setoran PAD Meningkat

Uncategorized

Warga Dusun IV Selpah Keluhkan Listrik Mandiri Tertahan, PLN: Sabar, Usai BPBL Mandiri Akan Menyusul

Uncategorized

Legalitas RSIA Adellia Graha Medika Disorot, Praktisi Hukum Minta Audit Perizinan dan Kejelasan IPAL

Uncategorized

Tanpa Dokumen Persetujuan Lingkungan, DPMTSP Lahat Terbitkan Izin Operasional RSIA Adellia Graha Medika

Uncategorized

‎Terobosan Gemilang Kepala Desa Tunggul Bute: Wujudkan Akses Jalan dan Listrik untuk Warga Dusun Selpah

Uncategorized

Warga Dusun Selpah Antusias Ikuti Sosialisasi PLN ULP Lahat, Kades Tunggul Bute Berikan Apresiasi

Uncategorized

Kadispupr Lahat Tinjau Langsung Normalisasi Irigasi 148 Hektar Sawah, di 3 Desa Terdampak Kemarau

Uncategorized

Ponpes Babussalam Terima Bantuan Kotak Sampah dari DLH Kabupaten Lahat