Home / Uncategorized

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:31 WIB

Oknum Bidan Diduga Melakukan Malpraktik, Polres Prabumulih Lakukan Penyelidikan

Prabumulih, detikserelo.com – Sebuah potongan video yang memperlihatkan seorang oknum bidan berinisial ZN tengah mengobati pasien di Kota Prabumulih Sumatera Selatan viral di media sosial. Video tersebut viral lantaran menyebutkan jika oknum bidan tersebut melakukan dugaan malpraktik hingga menyebabkan pasien yang ditanganinya meninggal dunia.

Video berdurasi lebih dari menit tersebut, pertama kali diunggah oleh akun instagram @voltcyber_v2. Dalam video tersebut terlihat jika sang oknum bidan mencampurkan beberapa cairan obat ke dalam satu suntikan. Terlihat suntikan yang digunakan oleh bidan ZN juga cukup besar, seperti suntikan yang biasa digunakan untuk hewan ternak. Suntikan tersebut akhirnya disuntikkan kepada pasien yang datang dengan keluhan sakit magh dengan kondisi terbaring diatas tempat tidur.

Usai dilakukan penanganan oleh bidan ZN, korban yang tak kunjung sembuh kemudian berobat ke rumah sakit dan divonis mengalami pembengkakan ginjal hingga harus menjalani cuci darah, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga  Kasus Dugaan Mal Praktik Terus Bergulir, Bidan ZN Dicopot dari Jabatan Lurah

Adapun isi postingan tersebut ialah, “pada tanggal 23 November 2023 pasien mengeluh sakit maggh dan dibawa berobat ke bidan tersebut, Bidan menyarankan untuk dirawat kurang lebih satu Minggu tanpa ada cek laboratorium cek Citi scan lalu bidan suntikan obat-obatan yang keluarga juga tidak tahu kalau ditanya suntikan obat-obatan itu yang dinyatakan nya aman sudah sesuai resep, setelah seminggu dirawat lalu pulang dan sakit makin parah sehingga akhirnya bidan datang lagi ke rumah untuk memberikan suntikan dengan berbagai macam cairan yang banyak sesuai ya g ada di video. Selama pengobatan terakhir dibidan tersebut tidak ada perubahan sama sekali malah makin parah akhirnya diputuskan tidak lagi berobat ke bidan tersebut, setelah pasien berobat mandiri ke rumah sakit ternyata ginjal pasien yang sebelumnya sehat mengalami pembengkakan dan divonis harus cuci darah namun setelah pasien cuci darah sebanyak 6 kali, pasien meninggal dunia pada 22 Januari 2024,” tulis akun @voltcyber_v2.

Baca Juga  Tak Gentar Lawan Korporasi, Kuasa Hukum Abi Samran Turun Cek Lokasi Lahan Darmansyah yang Diduga Digusur PT PAMA

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo Sik mengatakan jika dirinya sudah membuat surat perintah sehingga dilakukan penyelidikan dengan membentuk tim penyidik bersama Kasatreskrim Polres Prabumulih untuk mempelajari video tersebut dan akan mengkroscek konfirmasi terkait dilapangan apakah yang terjadi benar sepenuhnya.

“Sudah saya perintahkan untuk mengecek kebenaran video tersebut, dan melakukan penyelidikan. Sementara kita akan dalami dan minta konfirmasi terhadap yang bersangkutan,” ungkap Kapolres Prabumulih.

Guna percepatan penanganan kasus tersebut, Kapolres Prabumulih juga meminta agar pihak keluarga pasien segera membuat laporan ke Mapolres Prabumulih.

“Hingga saat ini pihak keluarga korban belum membuat laporan. Jadi kami himbau untuk segera melapor, sembari kami melakukan pendalaman kasus tersebut,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Momentum 1 Muharram 1448 H, Wakil DPRD Sumsel H. Nopianto Ajak Masyarakat Palembang Momentum Perkuat Iman

Uncategorized

Ade Pramanja Apresiasi Rekomendasi Pansus DPRD Sumsel, Perjuangkan dan Kawal Aspirasi Perkebunan Hingga 1,5 Tahun

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Terima Aksi Unjuk Rasa Aliansi BEM Nusantara di Gedung Dewan

Uncategorized

Optimalkan PAD, DPRD Sumsel Gelar Rapat Pansus Bahas Strategi Peningkatan Pendapatan Daerah

Uncategorized

Ketua DPRD Andie Denaldie Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Sumsel TA 2025

Uncategorized

Presiden Prabowo Disentil Mantan Ketua BEM UGM, Fraksi Gerindra Sumsel Angkat Bicara

Uncategorized

Pansus DPRD Sumsel Fasilitasi Kesalahpahaman, Warga Ogan Ilir Diizinkan Kelola Lahan Belum Produktif

Uncategorized

Ketua DPRD Sumsel Andie Denaldie Ikuti Pelatihan PAKU Integritas di KPK, Wujudkan Pemerintahan Bersih