Home / Uncategorized

Rabu, 16 April 2025 - 15:13 WIB

Patut Dicontoh, Bimbel Matematika dan Bahasa Inggris Disini Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik

Lahat, detikserelo.com – Untuk meningkatkan kualitas Pendidikan, PLTU Banjarsari membuka bimbingan belajar gratis untuk pelajar di Kabupaten Lahat. Proses belajar mengajar di gelar di area unit PLTU Banjarsari, dengan tenaga pengajar professional. Uniknya siswa tidak dipungut biaya, namun diwajibkan membayar dengan sampah plastik.

Pantauan di lapangan, sejumlah siswa bimbingan belajar sudah berdatangan setengah jam sebelum dimulai. Mereka diantar orangtuanya,kebanyakan menggunakan sepeda motor. Sebagian besar berasal dari berbagai sekolah dasar, yang berada di sekitar PLTU Banjarsari.

Siswa tersebut terlihat membawa kantong di tangan masing-masing, berisi sampah plastik. Kemudian satu persatu sebelum kelas dimulai, para siswa menyerahkan sampah plastik yang dibawa ke guru pembimbing bimbingan belajar.

Baca Juga  Pemkab Lahat Kerja Sama Luncurkan Marketplace LA PACA Bersama PT. BPI

Putut Dwidjoseno selkau Executive Vice President PLTU Banjarsari didampingi Manager Umum Faza Ikhwana menjelaskan, program tersebut merupakan Corporate Sosial Responsibility (CSR) di bidang Pendidikan. Yakni program Banjarsari Pintar dan Cerdas (Bindas), yang menyasar para siswa untuk meningkatkan skil dan kemampuan belajar.

Untuk awal, mata pelajaran yang digelar yakni mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Saat ini jumlah siswa pun masih terbatas yakni 60 orang, karena jumlah ruang kelas yang masih terbatas. Mereka berasal dari sejumlah sekolah dasar, yang berada di sekitar daerah operasional PLTU Banjarsari.

Untuk mengikuti bimbingan belajar ini, siswa yang ikut serta hanya diwajibkan membayar dengan sampah plastik. Mereka tidak dipungut iuaran sepeserpun, alias gratis tanpa uang pembayaran. Harapannya program ini bersinergi antara dunia Pendidikan, dan kepedulian lingkungan terutama dari sampah plastik.

Baca Juga  Izzaty Denatis Putri, Top 15 Duta Anak Sumsel 2024, Ini Sosoknya

“Animo siswa yang mendaftar cukup tinggi. Namun kita batasi dulu, karena keterbatasan ruang kelas,” ujar Faza Ikhwana, Selasa (16/04/2025).

Sejumlah orangtua yang turut mendampingi, mengaku sangat terbantu dengan program. Karena selama ini hanya mengandalkan pendidikan formal di sekolah saja, karena ketidakmampuan soal biaya bila bimbel di luar sekolah.

“Anak kami suka dengan pola balajarnya, karena menyenangkan. Bimbelnya juga hanya bayar dengan sampah saja,” ujar salah seorang wali murid warga Desa Sirahpulau.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Empat Pelajar Lahat Bersinar di FTBI Sumsel, Fadhel Amankan Tiket Nasional

Uncategorized

CV Lahat Kaki Langit Bantah Kritik Target Parkir, Ivon Agustini Klaim Setoran PAD Meningkat

Uncategorized

Warga Dusun IV Selpah Keluhkan Listrik Mandiri Tertahan, PLN: Sabar, Usai BPBL Mandiri Akan Menyusul

Uncategorized

Legalitas RSIA Adellia Graha Medika Disorot, Praktisi Hukum Minta Audit Perizinan dan Kejelasan IPAL

Uncategorized

Tanpa Dokumen Persetujuan Lingkungan, DPMTSP Lahat Terbitkan Izin Operasional RSIA Adellia Graha Medika

Uncategorized

‎Terobosan Gemilang Kepala Desa Tunggul Bute: Wujudkan Akses Jalan dan Listrik untuk Warga Dusun Selpah

Uncategorized

Warga Dusun Selpah Antusias Ikuti Sosialisasi PLN ULP Lahat, Kades Tunggul Bute Berikan Apresiasi

Uncategorized

Kadispupr Lahat Tinjau Langsung Normalisasi Irigasi 148 Hektar Sawah, di 3 Desa Terdampak Kemarau