Lahat, detikserelo.com – Belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kabupaten Lahat selama bertahun-tahun, membuat masyarakat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan harus putar otak untuk mencari tempat pembuangan air limbah yang layak dan sesuai aturan, agar tidak mencemari lingkungan. Akibat tidak tersedianya IPAL di Kabupaten Lahat, Masyarakat Kabupaten Lahat harus “mengekspor” limbah cair dan tinja yang dihasilkan ke Kabupaten Muara Enim.
Beberapa orang masyarakat Kabupaten Lahat yang diwawancarai mengaku sangat susah dan tidak memiliki tempat yang memadai untuk membuang tinja yang disedot dari septic tank.
Salah seorang warga Kelurahan Pasar Lama SK (45) mengaku sudah 2 tahun menanti layanan mobil tinja dari Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Lahat untuk beroperasi. Namun, hingga sampai saat ini, mobil tersebut tidak bisa beroperasi dikarenakan tidak ada tempat pembuangan (IPAL) yang tersedia di Kabupaten Lahat.
“Sudah 2 tahun lalu saya lapor ke DLH. Jawabannya belum ada tempat untuk membuang limbahnya. Mano lah 2 tahun nunggu belum ado kabar sampai sekarang,” keluhnya, Selasa (04/08/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan NP, warga lainnya. la mengaku baru 2 minggu lalu mendatangi kantor DLH Lahat, untuk mempertanyakan ketersediaan mobil sedot tinja yang beroperasi di Kabupaten Lahat. Namun, saat didatangi, NP mendapatkan jawaban yang sama jika di Kabupaten Lahat belum tersedia tempat pembuangan limbahnya. Bahkan dirinya diarahkan untuk menghubungi DLH Kabupaten Muara Enim.
“Sudah datang ke kantor kemarin. Tapi diarahkan untuk ke DLH Muara Enim,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Lahat, Faisal Amin, S.Pd.I., M.M., saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Faisal mengatakan, IPAL di Kabupaten Lahat sejauh ini baru masuk dalam proses perencanaan.
“Belum tersedia. Masih dalam perencanaan,” kata Faisal.
Faisal menambahkan, jika masyarakat Kabupaten Lahat saat ini sedang membutuhkan mobil atau jasa sedot tinja untuk sementara waktu dapat menghubungi DLH Kabupaten Muara Enim. Sehingga, nanti akan datang mobil sedot tinja milik DLH Kabupaten Muara Enim, dan melakukan penyedotan serta membawa limbah tersebut ke IPAL yang berada di Kabupaten Muara Enim.
“Kalau mobil sedot tinja milik Pemkab Lahat ini sudah tersedia, namun untuk IPAL memang belum ada. Jadi kami arahkan ke DLH Kabupaten Muara Enim,” kata Faisal.
Warga pun berharap Pemkab Lahat segera mempercepat pembangunan IPAL yang sudah bertahun-tahun belum tersedia, agar memudahkan masyarakat Kabupaten Lahat yang ingin membuang limbah cair tanpa harus “mengekspor” ke Kabupaten tetangga. (tsr)









