Home / Uncategorized

Kamis, 1 Mei 2025 - 09:35 WIB

92 Desa Ikuti Bimtek Pengelolaan Aplikasi Siskeudes V 2.0.7

Lahat, detikserelo.com – Sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan desa, 109 operator Desa mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan aplikasi Siskeudes v 2.0.7 dan observasi lapangan dalam implementasi transaksi non tunai, Senin (28/4) di Ballroom Hotel Santika.

Peserta Bimtek berasal dari Operator Desa atau Kaur Desa yang ada di wilayah Kabupaten Lahat.

Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan dan Aset Desa Kemendagri, Dr. Bahri S.STP, M.Si mengapresiasi langkah-langkah Pemkab Lahat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan Desa, terutama kebijakan transaksi non tunai Desa.

Kabupaten Lahat dan 5 Kabupaten lainnya adalah pilot project penerapan transaksi non tunai di Provinsi Sumsel dan Babel.
Kebijakan transaksi non tunai desa untuk terus didorong diimplementasikan.

Baca Juga  Kisah Inspiratif Pemuda Kota Lahat, Bangun Usaha Teknisi Gadget Rumahan Beromzet Jutaan Rupiah

“Nanti kendala kendala yang muncul dalam pelaksanaan nya adalah hal yang biasa dalam kebijakan yang baru diterapkan, diharapkan para pihak terkait untuk terus berkoordinasi menyelesaikan permasalahan yang ada,” Jelasnya.

Selaku perwakilan dari Kemendagri dirinya mendukung penuh transaksi non tunai Desa di Kabupaten Lahat.

Sementara itu Aldiansyah, Kades Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur selaku perwakilan dari Forum Kades se Kabupaten Lahat mengucapkan terima kasih kepada Praja Sriwijaya yang telah memfasilitasi Bimtek Siskeudes v 2.0.7.

“Sistem ini mencerminkan komitmen untuk menciptakan desa yang lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan era digital,” Katanya.

Baca Juga  Gubernur Herman Deru Dorong Perluasan IPAL di Palembang, Perkuat Kolaborasi Sanitasi dengan Australia

Dengan penerapan Non-Tunai, desa-desa di Kabupaten Lahat diharapkan bisa menjaga integritas dan keterbukaan, sambil membangun keuangan desa yang lebih kuat dan terencana.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lahat Subhan Awali mengatakan digitalisasi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia menjelaskan saat ini, seluruh desa di Indonesia sudah diwajibkan lakukan pengelolaan keuangan desa menggunakan Transaksi Non-Tunai.

Terakhir dirinya meminta, kepada para peserta, ikuti Bintek ini dengan baik, karena ini kesempatan untuk belajar menggunakan system yang sudah ditetapkan pemerintah.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Tuntut Lahan Plasma, Ratusan Warga Kikim Area dan Gumay Talang Lahat Segel Kantor PT Sinar Mas

Uncategorized

Mengenal Lebih Dekat Sosok Yoga, Pelajar Berprestasi yang Lahir dari Keluarga Sederhana

Uncategorized

Tim Futsal MTs N 1 Lahat Raih Juara 3 Turnamen Futsal Piala Ketua AFKAB Lahat Tahun 2026

Uncategorized

Kepulangan 443 Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Palembang Disambut Wagub Cik Ujang

Uncategorized

Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal, Ayah dan Anak Ditahan Polres Lahat

Uncategorized

Dari Desa Lematang Jaya Menuju Masa Depan Gemilang, Tasyakuran Kelulusan SMPN 2 Merapi Timur

Uncategorized

Gejolak Internal Memuncak, Garda Prabowo DKC Lahat Copot Enam Orang Anggota

Uncategorized

Tak Gentar Lawan Korporasi, Kuasa Hukum Abi Samran Turun Cek Lokasi Lahan Darmansyah yang Diduga Digusur PT PAMA