Home / Uncategorized

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:21 WIB

Anggota DPRD Sumsel Hadiri Soft Lounching Pusat oleh-oleh Khas Kota Palembang

Palembang, detikserelo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), M. Toha, menghadiri acara soft launching pusat oleh-oleh khas Kota Palembang di kawasan Wisata Religi dan Kampung Wakaf Marogan.

Pada acara yang digelar di Masjid Kiai Marogan Kota Palembang, hari Jum’at, tanggal 13 Maret 2026 itu, M. Toha juga hadir bersama Gubernur Sumsel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumsel, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Kegiatan soft launching itu menjadi bagian dari upaya pengembangan kawasan wisata religi, sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis wakaf dan prinsip syariah.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, yang membuka kegiatan acara tersebut, menyampaikan bahwa pengembangan Kampung Wakaf Marogan merupakan gagasan strategis yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan potensi religi, tetapi juga untuk memperkenalkan kembali sosok ulama besar, Kiai Marogan, kepada masyarakat luas.

Baca Juga  PLTU Banjarsari Latih Pokdarwis Bukit Putri, Memanagemen Objek Wisata Alam

Menurut Herman Deru, kawasan tersebut memiliki nilai historis dan religius yang kuat, sehingga sangat potensial dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi berbasis syariah.

“Ini adalah ide yang sangat baik untuk memasyhurkan kembali nama ulama besar Palembang, Kiai Marogan. Selain itu, kawasan ini juga bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan pendekatan syariah,” kata Herman Deru.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan layanan keuangan syariah yang tersedia di Sumsel. Menurutnya, sistem keuangan syariah dapat menjadi alternatif yang lebih sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang dianut masyarakat.

“Mulailah dari diri kita untuk menggunakan keuangan syariah. Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan syariah yang sudah tersedia,” ujarnya.

Baca Juga  Menyikapi Penetapan Idul Fitri 2026, Apt.Irwandi : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah untuk Pendewasaan Ukhuwah

Sementara itu, Ketua Lembaga Wakaf Marogan, Masagus A. Fauzan Yahya, menjelaskan bahwa Masjid Kiai Marogan merupakan salah satu masjid tertua di Palembang, yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Islam di wilayah tersebut.

Menurutnya, pengelolaan aset wakaf di kawasan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kampung Wakaf Marogan diharapkan menjadi contoh bagaimana pengelolaan wakaf dapat menghidupi masyarakat sekaligus mengembangkan wisata religi dan UMKM,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Buku Manaqib Kiai Marogan, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan ulama besar tersebut dalam menyebarkan ajaran Islam di Palembang. (ADV)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Musda JSIT Lahat Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan

Uncategorized

Panas! Disebut “Bupati Paok”, Bursah Zarnubi Balas Tegas: Program Tebat Bukan Bahan Olok-Olok, Tapi Solusi Ekonomi Rakyat

Uncategorized

Sikap Teduh Andriansyah Jelang Muscab PKB, Cerminan Calon Pemimpin Ideal

Uncategorized

Wagub Cik Ujang Pererat Silaturahmi Lewat Safari Jumat di Masjid Al-Kautsar

Uncategorized

Target Rampung 180 Hari, Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B

Uncategorized

Tekankan Sportivitas, Wagub Cik Ujang Buka Kejurda dan Festival FORKI Sumsel

Uncategorized

Pembangunan Jalan Desa Tunggul Bute Terhambat, Beberapa Oknum Warga Diduga Halangi Pembangunan

Uncategorized

Kesaksian Warga dan Terdakwa Mentahkan Dakwaan atas Wilayah Kerja dan Kerugian PT BRSE