Home / Uncategorized

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:53 WIB

Diduga Rugikan Perusahan PT ELAP/KKST Sebesar 29,9 Juta, Andika Disidangkan

Lahat, detikserelo.com – Sidang pertama perkara tindak pidana yang di Ketua Majelis Hakim Subur SH. Dengan tersangka atas nama Andika Bin Makmun (Alm) melanggar kesatu pasal 488 undang – undang no 1 tahun 2023 tentang KUHP atau kedua pasal 486 undang-undang no 1 tahun 2023, di gelar di Pengadilan Tinggi Kelas IB Lahat. Senin Kamis (29/1/2026).

Dalam bacaannya Jaksa Penuntut Umum Raka Tri Purtuna SH. Menyebutkan terdakwa Andika bin Makmun (ALM). Berdasarkan hasil penyelidikan, buah sawit tersebut tidak sampai ke pabrik tujuan. Melainkan diduga dialihkan ke tempat lain tanpa hak dan tanpa seizin pihak perusahaan yang berwenang.

Akibat dari perbuatan tersebut, perusahaan PT ELAP/KKST mengalami kerugian material sebesar Rp. 29.920.000.

“Jadi tadi itu agendanya pembacaan dakwaan terhadap saudara Andika di pengadilan Lahat ini. Usai mendengar pembacaan dakwaan tersebut, penasihat hukum tadi menyatakan keberatan atas dakwaan kami yang diajukan oleh kami tadi,”terangnya.

Baca Juga  Mobil Dinas Diduga Parkir Sembarangan di Mall Palembang, Pengunjung Terhambat Keluar

Atas keberatan tersebut, Penasihat Hukum akan mengajukan eksepsi yang dijadwalkan akan disampaikan pada sidang Kamis depan. Dari pihak penasihat hukum terdakwa tadi, tidak menutup kemungkinan dari Jaksa juga memajukan upaya replik.

Secara garis besarnya kuasa hukum PT.ELAP/KKST (pihak korban) Aprisal Nesidatu SH. Dalam Press release menyatakan,

1. Sangat sependapat dengan dalil Dakwaan yang telah dibacakan oleh JPU mengenai penerapan pasal penggelapan dalam jabatan yang diduga keras dilakukan oleh terdakwa.

2. Bahwa proses pembuktian dan penegakkan hukum, sepenuhnya kami percayakan pada sistem objektif prosedur persidangan guna mengungkap fakta-fakta tentang tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang diduga keras dilakukan oleh terdakwa dan kami berharap akan terungkap pihak-pihak lain yang terlibat dalam tindak pidana ini.

Baca Juga  10 Tahun Tak Masuk Kantor, ASN di Prabumulih Masih Terima Gaji

3. Harapan klien kami selaku korban, tentu mengharapkan adanya kepastian hukum agar terpenuhi nya rasa keadilan.

“Ya kami selaku Penasihat Hukum dari PT ELAP/KKST berharap adanya kepastian hukum agar terpenuhi rasa keadilan dan terungkap pihak- pihak lain yang terlibat dalam tindak pidana ini”,terang Aprisal Nesidatu. SH.

Saat sidang, Majelis hakim menawarkan perdamaian kepada kedua belah pihak, namun tawaran untuk berdamai yang di tawarkan di tolak oleh pihak terdakwa. Namun ketika di konfirmasi Penasehat Hukum terdakwa Rizki Apriandi SH. enggan memberikan keterangan lebih rinci.

“Nanti ya kita kordinasi dulu dengan warga,”ujarnya singkat.

Sementara, sidang lanjutan akan di gelar pada hari Kamis Tanggal 5 Februari 2026 di Pengadilan Tinggi Lahat dengan agenda Eksepsi.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kadispupr Lahat Tinjau Langsung Normalisasi Irigasi 148 Hektar Sawah, di 3 Desa Terdampak Kemarau

Uncategorized

Ponpes Babussalam Terima Bantuan Kotak Sampah dari DLH Kabupaten Lahat

Uncategorized

Antisipasi Sampah Menumpuk Usai Pawai Pembangunan dan Karnaval, DLH Lahat Sigap Kerahkan Personil Bersihkan Jalan

Uncategorized

Momentum HUT RI ke-81, Kampung Yobeh Perkuat Kebersamaan dan Pesan Damai

Uncategorized

HUT RI ke-81, Ondofolo Yanto Eluay Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tanamkan Nasionalisme

Uncategorized

Siswa SMA IT Labbaik Lahat Kembali Ukir Prestasi, Naufal Raih Juara 3 Lomba Adzan Tingkat Kabupaten Lahat

Kabupaten Lahat

Kejaksaan Negeri Lahat Pulihkan Keuangan Negara, Rp 2.187.667.593,20 Masuk Kembali ke Kas Daerah

Uncategorized

708 CPNS Formasi 2024 Lahat Resmi Jadi PNS, Bupati Bursah: Pegang Teguh Integritas